Skip to main content

follow us


Prosesi pemakaman seorang wanita di Maroko mendadak menghebohkan.

Pihak keluarga, petugas pemakaman dan pelayat dibangun terkejut sebab ‘mayat’ yang mereka kuburkan nasib kembali.

Menurut laporan lokal yang dilansir Emirates24|7, wanita berumur 59 tahun itu menderita diabetes dan kanker otak.

Ia dirawat di rumah sakit di barat laut Kota Berrechid.

Ia dinyatakan meninggal dunia oleh dokter seusai mengalami koma, kata sanak keluarga.

Tapi saat hendak dikuburkan, wanita itu tersadar dan menjerit, lapor surat berita di Maroko pada Selasa (12/1/2016).

Hal itu menyebabkan para pelayat pernah berlari ketakutan.

Wanita itu kemudian dilarikan kembali ke rumah sakit.

Berteriak Minta Tolong dari Dalam Kuburan Usai Dimakamkan

Sebelumnya, pada oktober lalu netizen juga dihebohkan dengan seorang perempuan muda yang tengah hamil tiga bulan bangun kembali serta berteriak minta tolong sehari seusai ia dinyatakan meninggal serta dikuburkan oleh keluarganya.

Semacam yang dilansir dari Daily Mail, suatu  video menunjukkan berbagai anak buah keluarga berusaha membongkar kembali makam Neysi Perez (16).

Salah satu kerabat yang berusaha mengeluarkan Neysi Perez menemukan bahwa kaca peti mati itu rusak serta jari-jari saudaranya itu memar.

eysi Perez asal La Endtrada, tahap barat Honduras yang tengah hamil tiga bulan dilaporkan jatuh tidak sadarkan diri seusai tersadar malam hari untuk berangkat ke toilet. Toilet itu berada di luar rumahnya.

Diyakini ia terjatuh sebab panik seusai mendengar suara ledakan tembakan. Saat terjatuh serta tidak sadarkan diri mulutnya mengeluarkan busa. Keluarga percaya putri mereka mengalami faktor ini sebab kerasukan roh jahat.

Kerabat Neysi Perez menceritakan bagaimana pemuka agama lokal berusaha mengeluarkan roh jahat keluar dari tubuh Neysi Perez.

Wanita ini kemudian dilarikan ke rumah sakit serta dinyatakan meninggal seusai tiga jam tenaga medis coba menyelamatkannya.

Neysi Perez kemudian dimakamkan dengan mengenakan baju pengantin yang digunakannya saat menikah.

Sehari seusai pemakamannya, sang suami Rudy Gonzales mengunjungi makam istrinya. Saat berkunjung ia mendengar suara benturan serta jeritan dari dalam makam beton tersebut.

Dalam rekaman tampak keluarga berusaha sekuat tenaga untuk membongkar makam tersebut memakai palu besar lalu membuka peti mati untuk mengeluarkan Neysi Perez.

Petugas pemakaman berbicara ia juga mendengar suara-suara datang dari pemakaman. Tetapi ia meyakinkan dirinya bahwa suara itu berasal dari tempat lain. Ia tak sempat membayangkan bawa ada seseorang yang nasib di dalam sana.

“Sore itu suami gadis tersebut datang serta memohon pada saya untuk mengeluarkan istrinya sebab ia tetap nasib. Dirinya histeris lalu semua keluarga datang serta menerobos ke pemakaman meneriakkan namanya,” tuturnya.

Seusai sukses dikeluarkan Neysi Perez kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat di San Pedro Sula. Meskipun petugas medis telah berusaha untuk menyelamatkannya, gadis itu dinyatakan meninggal serta kembali dimakamkan di tempat yang sama.

“Kam telah meperbuat beberapa rangkaian tes tapi gadis itu telah meninggal. Mereka kemudian kembali membawanya dengan peti mati ke pemakaman,” sebut Dr Claudia Lopez.

Dokter percaya Neysi Perez mungkin mengalami serangan panik yang lumayan parah serta membikin aktivitas jantungnya berhenti sementara. Hipotesis lain merupakan remaja itu mengalami serangan cataplexy. Dimana manfaat otot tiba-tiba berhenti. Biasanya dipicu sebab stimulus emosional yang kuat semacam stres alias takut.

Ia mungkin kemudian meninggal sebab ketidak lebihan oksigen seusai tersadar di dalam peti mati yang tertutup.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar